Makassar – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Makassar menggelar Pelatihan IMMuballigh pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di BPSDM II Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 Februari 2026.
Mengangkat tema “Muballigh Ikatan, Menggembirakan Masjid”, pelatihan ini berangkat dari landasan ideologis Muhammadiyah. Etos kegembiraan tersebut selaras dengan tujuan awal berdirinya Muhammadiyah yang dicetuskan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan, sebagaimana termaktub dalam Statuten Muhammadiyah tahun 1914. Dalam statuten tersebut ditegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki cita-cita untuk memajukan dan menggembirakan tata kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam bagi warga dan kader persyarikatan.
Wakil Sekretaris I PC IMM Kota Makassar, Farouq Muchlis, menyampaikan bahwa selain berlandaskan ideologi, seorang muballigh harus mampu menjadi ujung tombak masjid sebagai pusat pengimplementasian tauhid sosial. Menurutnya, masjid hari ini tidak lagi cukup hanya dengan slogan kemakmuran.
“Banyak pengurus masjid atau muballigh yang menyerukan ‘memakmurkan masjid’, bahkan menyebut diri sebagai dewan kemakmuran masjid. Namun realitasnya, masyarakat di sekitarnya belum merasakan kegembiraan, bahkan jauh dari kata makmur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman PC IMM Kota Makassar, Hendi, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kekhawatiran sekaligus kepedulian terhadap keberlanjutan kader muballigh persyarikatan, khususnya di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Mereka diproyeksikan sebagai generasi pelanjut yang akan mengisi masjid-masjid di Kota Makassar maupun di daerah asal masing-masing.
Pelatihan IMMuballigh ini bertujuan untuk memberdayakan kader Ikatan dengan menciptakan wadah pembinaan bagi alumni pelatihan dalam ikhtiar menyebarluaskan misi dakwah. Dakwah yang dimaksud tidak hanya berfokus pada kajian-kajian keislaman, tetapi juga pada proses pencerdasan umat melalui pembinaan spiritual, intelektual, dan humanitas.
“Harapannya, lahir muballigh Ikatan yang mampu menggembirakan jamaah dan menghadirkan masjid sebagai pusat kebermanfaatan sosial,” tambah Hendi.
Peserta pelatihan merupakan kader IMM se-Kota Makassar. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh IMMawan, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi IMMawati, sebagai bagian dari komitmen Ikatan dalam penguatan peran kader secara inklusif.
.jpg)